2577

Pengarang

Detail

2011

Penerbit

Detail

285909

Unique Visitors

DETAIL KATALOG

Judul
ARTIKEL ILMIAH : OPTIMALISASI LEMBAGA PEMASYARAKATAN DALAM MEMBERIKAN PEMBINAAN BAGI NARAPIDANA SEBAGAI UPAYA MENCEGAH TERJADINYA RESIDIVIS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A PADANG
Edisi
Genap 2012
No. Panggil
ISBN/ISSN
Pengarang
0
Klasifikasi
Hukum
Judul Seri
GMD
Text
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Tahun Terbit
2012
Tempat Terbit
) AS `publisher_name`,ifnull(`l`.`place_name`,_utf8
Deskripsi Fisik
Abstrak
Dalam penulisan skripsi ini peneliti meneliti mengenai masalah Optimalisasi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Memberikan Pembinaan Bagi Narapidana Sebagai Upaya Mencegah Terjadinya Residivis. Hal ini dilatar belakangi karena pada kenyataannya sudah menjadi rahasia umum bahwa kondisi lembaga pemasyarakatan di Indonesia sangat over kapasitasdan tidak layak lagi, sehingga pembinaan tidak bisa berjalan dengan efektif, yang kemudian menjadi salah satu faktor dominan munculnya seseorang bekas narapidana melakukan kejahatan lagi, yang biasa disebut dengan residivis. Dari latar belakang tersebut maka peneliti merumuskan masalah yaitu: optimalisasi pelaksanaan pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan klas II A Padang, hambatan yang dihadapi Lembaga Pemasyarakatan klas II A padang dalam melakukan pembinaan narapidana dan upaya Lembaga Pemasyarakatan klas II A Padang untuk mengatasi hambatan tersebut agar terjadinya residivis dapat dikurangi.Dalam upaya untuk meneliti permasalahan tersebut, maka metode pendekatan penelitian yang dipakai adalah yuridis sosiologis.Kemudian, seluruh data yang ada di analisa secara deskriptif analitis.Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada, bahwa optimalisasi pelaksanaan pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatanklas II A Padang dengan melalui, aktivitas pembinaan narapidana, serta sarana dan prasarana dalam menunjang pembinaan. Hambatan yang dihadapi Lembaga Pemasyarakatan klas II A Padang dalam melakukan pembinaan narapidana adalah dari segi fasilitas dan kwantitas. Dilihat dari segi pelaksanaan pembinaan hambatan yang dihadapi yaitu, pembinaan intelektual, bidang keterampilan, bidang bimbingan kerja, dan dalam pemberian asimilasi. Upaya untuk mengatasi hambatan sehingga terjadinya residivis dapat ditekan adalah dengan menggunakan metode pendekatan humanistik (manusiawi), dengan melaksanakan pemindahan isi lembaga pemasyarakatan ke rutan, dengan berusaha untuk menambah petugas penjaga keamanan, dengan cara meminta bantuan dari instansi pemerintah maupun swasta serta masyarakat, pihak lembaga pemasyarakatan akan bekerja sama dengan BLK(Balai Latihan Kerja), dengan mengadakan pameran hasil kerja atau karya dari narapidana, pada pelaksanaan asimilasi baik lembaga pemasyarakatan, masyarakat,maupun narapidana harus berperan aktif bekerja sama agar tujuan dari pemasyarakatan dapat tercapai
Detil Spesifik
Ketersediaan
Gambar Sampul
Photo