2577

Pengarang

Detail

2011

Penerbit

Detail

285481

Unique Visitors

DETAIL KATALOG

Judul
ARTIKEL ILMIAH : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI POLRES PADANG PARIAMAN
Edisi
Genap 2012
No. Panggil
ISBN/ISSN
Pengarang
0
Klasifikasi
Hukum
Judul Seri
GMD
Text
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Tahun Terbit
2012
Tempat Terbit
) AS `publisher_name`,ifnull(`l`.`place_name`,_utf8
Deskripsi Fisik
Abstrak
Secara umum perlindungan hukum diberikan kepada subjek hukum ketika subjek hukum yang bersangkutan bersinggungang dengan peristiwa hukum, dalam hal ini Negara memiliki tanggung jawab dan kewajiban memberikan perlidungan terhadap anak dari segala bentuk tindak kekerasan dan diskriminasi, terutama bagi anak yang berhadapan dengan hukum. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik meneliti tentang perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku narkotika di Polres Padang Pariaman. Adapun permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimanakah perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika di Polres Padang Pariaman. Apakah kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika di Polres Padang Pariaman. Apakah upaya yang dilakukan dalam melaksanakan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika di Polres Padang Pariaman. Metode yang dipakai adalah yuridis sosiologis, dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara didukung dengan studi dokumen. Data diperoleh dianalisa secara kualitatif dan hasil penelitian dituangkan secara deskriptif. Dari hasil penelitian didapatkan perlidungan yang diberikan adalah anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika mendapatkan hak-hak istimewa dalam proses pemeriksaan disamping hak-hak sebagai tersangka. Hak anak tersebut dilindungi oleh Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Polres Padang Pariaman membentuk unit pelayanan perlindungan perempuan dan anak ( PPA ). Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan perlindungan hukum tersangka anak adalah pembiayaan, kurangnya sarana dan prasarana, masalah pendekatan terhadap anak dan peran aktif masyarakat. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya adalah satuan reserse narkoba dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika penyidik harus konsisten terhadap Undang-Undang Narkotika yaitu Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang No.3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak dan KUHAP.
Detil Spesifik
Ketersediaan
Gambar Sampul
Photo