2577

Pengarang

Detail

2011

Penerbit

Detail

286874

Unique Visitors

DETAIL KATALOG

Judul
ARTIKEL ILMIAH : PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI ATAS KAPAL DI PELAYARAN RAKYAT DI KEPULAUAN MENTAWAI
Edisi
Genap 2012
No. Panggil
ISBN/ISSN
Pengarang
0
Klasifikasi
Hukum
Judul Seri
GMD
Text
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Tahun Terbit
2012
Tempat Terbit
) AS `publisher_name`,ifnull(`l`.`place_name`,_utf8
Deskripsi Fisik
Abstrak
Indonesia adalah Negara kepulauan yang mana sistem transportasi laut mutlak diperhitungan,karena menyangkut transporrtasi barang dan orang menyeberangi lautan dengan penuh bahaya dan ancaman kebakaran kapal. Kebakaran kapal tidak hanya berakibatkan fatal pada kapal, muatan dan awak kapal saja. Pada beberapa kondisi hal ini juga berakibat langsung pada lingkungan. bahaya kebakaran kapal di laut merupakan hal yang sangat penting diperhatikan. Maka penulis tertarik membahas tentang Pencegahan dan penanggulangan kebakaran di atas kapal dipelayaran rakyat dikepulauan mentawai. Pencegahan kebakaran yang isinya membahas tentang Keseimbangan reaksi berantai dari unsur-unsur segitiga api jika diganggu, maka reaksi akan terhenti atau api akan padam, dan bagaimana merusak keseimbangan reaksi berantai dari unsur segitiga api dapat dilaksanakan dengan tiga cara yaitu :Cara penguraian adalah suatu pemadaman api dengan jalan memusnahkan atau menyingkirkan bahan-bahan yang mudah terbakar,Cara pendinginan adalah pemadam api dengan jalan menurunkan panas, sehingga temperatur bahan yang terbakar turun sampai di bawah titik nyalanya,Cara isolasi/lokalisasi adalah pemadaman api dengan jalanmenurunkan kadar oksigen sampai di bawah 12 %. Agar terhindar dari bahaya kebakaran, maka di setiap ruangan di atas kapal harus memiliki petunjuk-petunjuk keselamatan di setiap ruangan di kapal, Untuk mengetahui secara dini tentang adanya bahaya kebakaran di atas kapal, umumnya sebuah kapal dilengkapi dengan alat-alat pendeteksi asap (smoke detector), pendeteksi api (flame detector) dan pendeteksi kebakaran (heat detector). Setiap kebakaran pasti menghadapi kendala yang dihadapi dalam pemadamam api, karena para awak kapal banyak yang tidak bisa memakai alat pemadam kebakaran dan tidak perna mengikuti diklat kebakaran.untuk mengurangi resiko dari kebakaran di atas kapal maka Syahbandar UPP Kelas III Sikakap melakukan juga sosialisasi cara melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran di atas kapal sebagaiman yang tertuang dalam solas 1974.
Detil Spesifik
Ketersediaan
Gambar Sampul
Photo