2577

Pengarang

Detail

2011

Penerbit

Detail

284761

Unique Visitors

DETAIL KATALOG

Judul
PENGIKATAN JAMINAN HAK TANGGUNGAN TERHADAP PEMBERIAN KREDIT OLEH BANK (STUDI PADA BANK RAKYAT INDONESIA CABANG PAINAN) Oleh : MARLISA RENI 0810005600189
Edisi
Genap 2013
No. Panggil
ISBN/ISSN
Pengarang
0
Klasifikasi
Judul Seri
GMD
Text
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Tahun Terbit
0
Tempat Terbit
) AS `publisher_name`,ifnull(`l`.`place_name`,_utf8
Deskripsi Fisik
Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji mengenai pengikatan jaminan hak tanggungan terhadap pemberian kredit oleh Bank/kreditur berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yaitu data yang diperoleh secara langsung dari lapangan atau masyarakat, dan juga melalui studi kepustakaan dengan mengkaji dan mempelajari buku, literatur, jurnal, dan data internet. Pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah pendekatan terhadap sistematik hukum, yaitu penelitian yang dilakukan pada peraturan perundang-undangan tertentu atau hukum tercatat. Hasil yang diperoleh dari penelitian hukum ini adalah proses pelaksanaan pengikatan jaminan hak tanggungan terhadap kredit yang diberikan kreditur pada debitur, kendala-kendala dalam pelaksanaan pemberian kredit oleh bank yang diikat dengan hak tanggungan dan cara penyelesaian jika terjadi wanprestasi terhadap perjanjian kredit yang telah disepakati oleh pihak kreditur dan debitur menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996. Untuk dapat dilaksanakannya pemberian kredit harus ada suatu persetujuan atau perjanjian antara Bank sebagai kreditur dengan nasabah sebagai debitur yang dinamakan dengan perjanjian kredit. Dalam memberikan kredit kepada masyarakat, Bank harus merasa yakin bahwa dana yang dipinjamkan kepada masyarakat itu akan dapat dikembalikan tepat pada waktunya beserta bunganya dan dengan syarat-syarat yang telah disepakati bersama oleh Bank dan nasabah yang oleh Bank dan nasabah yang bersangkutan didalam perjanjian kredit. Kendala-kendala dalam pelaksanaan pemberian kredit oleh bank yang diikat dengan hak tanggungan adalah objek Hak Tanggungan (tanah) yang belum bersertifikat dan adanya gugatan terhadap objek hak tanggungan. Maka dari itu dengan diterbitkannya Sertifikat Hak Tanggungan oleh Kantor Pertanahan sebagai tanda bukti adanya Hak Tanggungan, yang mempunyai kekuatan eksekutorial sama seperti putusan hakim berkekuatan hukum tetap, apabila debitur cidera janji atau wanprestasi, dapat meminta bantuan secara langsung kepada Ketua Pengadilan Negeri setempat untuk melakukan eksekusi melalui pelelangan umum guna memperoleh pelunasan piutang kreditur.
Detil Spesifik
Ketersediaan
Gambar Sampul
Photo