2577

Pengarang

Detail

2011

Penerbit

Detail

34770

Unique Visitors

DETAIL KATALOG

Judul
PERJANJIAN JUAL BELI MELALUI JEJARING SOSIAL (Facebook) (Studi Kasus Pada Nadia Butik Bukittinggi) Oleh (Monicadia, NPM. 0810005600019
Edisi
Genap 2013
No. Panggil
ISBN/ISSN
Pengarang
0
Klasifikasi
Judul Seri
GMD
Text
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Tahun Terbit
0
Tempat Terbit
) AS `publisher_name`,ifnull(`l`.`place_name`,_utf8
Deskripsi Fisik
Abstrak
Kegiatan perdagangan dengan internet atau secara elektronik, yang lebih dikenal dengan istilah electronic-commerce atau disingkat e-commerce, seiring pertumbuhan pengguna internet yang sangat pesat ini membuat internet menjadi media yang sangat efektif untuk melaksanakan transaksi elektronik untuk kegiatan perdagangan nasional dan internasional. Melalui internet saat ini, mulai tumbuh komunitas-komunitas yang mengkhususkan diri dalam memperdagangkan barang-barang tertentusalah satu wadah tersebut adalah jejaring sosial (Facebook). Mereka tergabung dalam situs-situs yang mewadahi komunitas mereka. Ada situs-situs yang mewajibkan penggunanya untuk menjadi anggotanya terlebih dahulu, namun ada juga yang tidak. Sebagaimana sebuah toko online yang menawarkan barangnya melalui internet. Perkembangan transaksi elektronik di Butik Nadia Bukittinggi saat ini berkembang sangat pesat selain bertransaksi secara langsung pembeli juga bisa bertransaksi melalui jejaring sosial (Facebook). Butik Nadia menawarkan berbagai macam pakaian wanita dan berbagai jenis sepatu dengan pembayaran melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), pembayaran dalam transaksi jual beli secara elektronik ini sulit dilakukan secara langsung karena adanya perbedaan lokasi antara penjual dan pembeli.Pelaksanaan jual beli melalui media internet ini dalam prakteknya menimbulkan beberapab permasalahan, misalnya pembeli yang seharusnya bertanggung jawab untuk membayar sejumlah harga dari produk atau jasa yang dibelinya, tapi tidak melakukan pembayaran. Bagi para pihak yang tidak melaksanakan tanggung jawabnya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dapat digugat oleh pihak yang merasa dirugikan untuk mendapatkan ganti rugi. Suatu kontrak atau perjanjian harus memenuhi syarat sahnya perjanjian, yaitu kata sepakat, kecakapan, hal tertentu dan suatu sebab yang halal, yang diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris yang sifat penelitiannya adalah deskriptif. Data diperoleh melalui penelitian di lapangan, yang dilakukan baik melalui pengamatan (observasi) ataupun wawancara. Selain itu ditambah dengan data yang diperoleh dari buku-buku yang berhubungan dengan perjanjian jual beli. Sesuai dengan masalah yang ditemui dalam penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam perjanjian jual beli melalui jejaring (Facebook) terdapat kurangnya informasi atas keterlambatan pengiriman barang, cacat produk, dan webvertising yang tidak jujur serta kurangnya minat, pola pikir dan kultur atau budaya masyarakat Indonesia.
Detil Spesifik
Ketersediaan
Gambar Sampul
Photo