2577

Pengarang

Detail

2011

Penerbit

Detail

284656

Unique Visitors

DETAIL KATALOG

Judul
FUNGSI SIDIK JARI DALAM PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DI POLRESTA PADANG (Rio Saputra, NPM. 0810005600139, Fakultas Hukum Tamansiswa Padang)
Edisi
Genap 2013
No. Panggil
ISBN/ISSN
Pengarang
0
Klasifikasi
Judul Seri
GMD
Text
Bahasa
Indonesia
Penerbit
Tahun Terbit
0
Tempat Terbit
) AS `publisher_name`,ifnull(`l`.`place_name`,_utf8
Deskripsi Fisik
Abstrak
Apabila telah terjadi suatu tindak pidana pada suatu tempat tertentu, maka pihak penyidik harus mampu mengetahui dan mengungkap tindak pidana tersebut, bilamana tidak terungkap hal itu dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Untuk membantu terungkapnya tindak pidana tersebut maka penyidik mempergunakan sidik jari sebagai salah satu cara yang dapat membantu membuat terang dari tindak pidana yang telah terjadi, karena sidik jari dapat digunakan untuk mengenali pelaku tindak pidana. Hal ini disebabkan tidak ada orang yang memiliki sidik jari yang sama dan sidik jari seseorang tidak akan berubah selama hidupnya. Sidik jari yang tertinggal di tempat kejadian perkara akan dapat digunakan oleh penyidik dalam mencari pelaku tindak pidana dengan membandingkannya dengan sidik jari orang yang dicurigai. Adapun permasalahan yang penulis kaji adalah bagaimana fungsi sidik jari dalam mengungkapkan tindak pidana oleh penyidik Polresta Padang, apa saja kendala yang dihadapi oleh penyidik di wilayah hukum Polresta Padang dalam mengungkap tindak pidana melalui sidik jari, dan bagaimana upaya penyidik untuk mengatasi kendala yang dihadapi tersebut. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian yuridis empiris. Sebagai alat pengumpul datanya penulis lakukan dengan wawancara dan studi dokumen dan akhirnya data data tersebut penulis susun secara kualitatif yaitu dengan mengetahui dan mengungkapkan keadaan yang diteliti. Sebagai hasil dari penelitian yang penulis lakukan, penulis berkesimpulan bahwa sidik jari merupakan langkah awal dalam mengungkap suatu tindak pidana yang dapat digunakan oleh penyidik dalam proses suatu tindak pidana di wilayah hukum Polresta Padang. Namun masih terdapat kelemahan kelemahan yang harus jadi perhatian semua pihak yang bersangkutan. Pada akhirnya diharapkan pihak kepolisian selaku penyidik harus mempunyai alat alat identifikasi yang lengkap agar maksimalnya usaha pencahan sidik jari di tempat kejadian perkara, meningkatkan pengetahuan, pengalaman, kinerja serta keprofesionalan dalam menghadapi suatu tindak pidana.
Detil Spesifik
Ketersediaan
Gambar Sampul
Photo